Edelweiss-travel.com| Belitung – Berbagai lokasi syuting film Laskar Pelangi di Belitung kini banyak dikunjungi turis, termasuk replika SD Muhammadiyah. Walaupun bangunannya reyot, sekolah itu menyimpan pesan inspiratif.

Kisah bangunan sekolah dasar berwujud reyot ini menyimpan sepenggal jejak inspirarif. Serba-serbinya menjadi penyengat semangat. Realitanya, kini kobaran kebangkitan terus berkumandang lantang.

SD Muhammadiyah Gantung atau dikenal dengan sebutan SD Laskar Pelangi, yang letaknya di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung. Butuh waktu satu jam melalui jalan darat dari Bandara HAS Hanandjoeddin, Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Bangunan itu ialah replika SD Muhammadiyah yang merupakan representasi sekolah asli tempat penulis novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata, menimba ilmu dan pengetahuan.

Karya tulis Andrea kemudian diangkat ke layar lebar oleh Mira Lesmana. Film Laskar Pelangi pun sukses membetot perhatian publik. Replika SD Muhammadiyah inilah sebagai salah satu lokasi syuting film tersebut.

Nampak dari kejauhan, bangunan sekolahnya begitu tak layak. Berdasarkan film Laskar Pelangi, sepuluh bocah yaitu Lintang, Sahara, Ikal, Syahdan, Mahar, Borek alias Samson, Trapani, Harun, A Kiong dan Kucai, belajar di sebuah sekolah reyot.

 

 

Kalau SD Muhammadiyah yang sesungguhnya sudah ambruk. Guna keperluan syuting Laskar Pelangi, contoh SD Muhammadiyah dibangun seperti aslinya. Meski replika, kondisi fisik sekolah itu tetap mengetuk keprihatinan. Ya, memang ada beberapa bagian bangunan yang asli dipasang pada replika.

Bukit putih ibarat ‘karpet’ serta tiang bendera menyambut kedatangan setiap orang untuk menuju dua pintu ruang kelas sekolah. Lagi-lagi, pasir putih itu replika pasir pantai.


Penasaran ingin mengunjungi Sekolah Laskar Pelangi? Jangan bingung, Edelweiss Travel menyediakan Jasa Tiket ataupun Paket Tour ke Belitung dengan harga yang terjangkau.
.
Hubungi Kami :

021 724 7787

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here